ingin tertawa
bukan karena kehabisan kata-kata
ingin tertawa
karena tak menghabiskan banyak tenaga
ingin tertawa
bukan karena aku gila
ingin tertawa
bukan karena luka
ingin tertawa
karena hidup didunia nyata yg penuh dengan sandiwara, dari manusia yg paham akan agama dan manusia yg berbalut dosa, dari pemimpin negara sampai warga negara yg tak mengerti apa-apa, dari yg penuh cinta sampai yg putus asa, dari dia sampai kita, dan yg semula kamu, kalian menjadi aku.. yg kaku, bangsat, bajingan dan tak tahu malu. namun kaku, bangsat, bajingan dan tak tahu malu hanyalah sandiwara dari dunia nyata yg terus tertawa
bukan karena kehabisan kata-kata
ingin tertawa
karena tak menghabiskan banyak tenaga
ingin tertawa
bukan karena aku gila
ingin tertawa
bukan karena luka
ingin tertawa
karena hidup didunia nyata yg penuh dengan sandiwara, dari manusia yg paham akan agama dan manusia yg berbalut dosa, dari pemimpin negara sampai warga negara yg tak mengerti apa-apa, dari yg penuh cinta sampai yg putus asa, dari dia sampai kita, dan yg semula kamu, kalian menjadi aku.. yg kaku, bangsat, bajingan dan tak tahu malu. namun kaku, bangsat, bajingan dan tak tahu malu hanyalah sandiwara dari dunia nyata yg terus tertawa